CLOSE Situs Poker Online
Pokermas99 Memoriqq Asianpoker88 Pokermas88

Kisah Pilu Radja Nainggolan: Diabaikan Sang Ayah

Sharing is caring!

LembarPeristiwa ~ Kisah Pilu Radja Nainggolan: Diabaikan Sang Ayah. Radja Nainggolan, pesepak bola berdarah Indonesia sangat terkenenal di Benua Biru, Khususnya Erope. Dia merupakan pemain andalan AS Roma.

Namun siapa sangka, Radja Nainggolan punya kisah pilu sebelum meraih kesuksesan di Eropa. Diketahui, dia adalah putra dari Lizy Bogaerts, seorang Belgia beretnis Flandria beragama Katholik Roma yang membesarkannya bersama tiga saudara tirunya dan adik perempuan kembarnya.

Sedangkan, ayahnya Marianus Nainggolan, Orang Indonesia berasal dari suku Batak, meninggalkan Radja Nainggolan ketika masih anak anak. Hidup pria berusia 30 tahun itu menderita setelah ibunya meninggal dunia pada 2010.

Dikutip dari VTM, sebelum meninggal, Lizy bekerja selama 10 jam per hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sementara ayahnya, entah pergi ke mana.

“Saat itu ada orang yang tinggal dirumah kami. Ayah saya saat itu meninggalkan kami. Ibu saya harus membayar banyak hutang. Dia mendapat gaji 1.300 euro dengan bekerja 10 jam perhari,” kata Radja Nainggolan.

“Kami bisa makan makanan yang sama tiga kali dalam sepekan. Kami juga pernah hidup sebulan tanpa listirk,” papar mantan pemain cagliari tersebut.

Diabaikan

Kisah Pilu Radja Nainggolan: Diabaikan Sang Ayah

Pada 2014, Radja Nainggolan sempat mengunjungi. Dia mencari ayahnya dan mencoba memaafkan Marianus.

Namun, bukan kasih sayang yang didapat Radja Nainggolan dari ayahnya. Perlakuan tak sopan malah diterima pemain yang memilih membela timnas belgia tersebut.

“Saya pulang ke Indonesia empat tahun lalu. Saya ingin memberikan ayah kesempatan sekali lagi. Saya ingin bisa memaafkannya. Tapi dia mengabaikan saya dan malah meminta uang kepada saya,” ujarnya.

Sempat Frustasi di Italia

Saat pertama kali datang ke Italia pada 2016, Radja Nainggolan membela Piacenza. Pada tahun pertamanya di Italia, dia mengaku sempat frustasi.

“Saya sempat tak mau pergia ke Italia. Saya ingin pulang ke Belgia setelah enam bulan berada di Italia, tapi kakak saya meyakinkan saya untuk bertahan. Saya mendapat gaji 1.400 euro per bulan di Pescara dan saya bisa mengirimkan 500 euro kepada ibu saya setiap bulannya,”ujarnya.

Kisah Pilu Radja Nainggolan: Diabaikan Sang Ayah

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *