Tiga Merk Ikan Kaleng Memiliki kandungan Cacing
Tiga Merk Ikan Kaleng Memiliki kandungan Cacing

Tiga Merk Ikan Kaleng Memiliki kandungan Cacing

Sharing is caring!

Tiga Merk Ikan Kaleng Memiliki kandungan Cacing

Lembar Peristiwa – Balai Besar Pengawasan Obat serta Makanan (BBPOM) DKI Jakarta temukan tiga merk ikan kaleng yang terindikasi memiliki kandungan cacing. Merk ikan kaleng yang terindikas itu berlainan dengan tiga merk yang disibak BBPOM Pekanbaru.

Kepala BBPOM DKI Jakarta Sukriadi Darma mengatakan temuan ini didapat waktu pihaknya lakukan cara sample acak pada Kamis (22/3) serta Jumat (23/3).

” Kami lakukan sample dengan acak serta ada tanda-tanda memiliki kandungan cacing juga. Kami segera lakukan pengamanan. Ini dari merk berlainan, ” kata Sukri waktu dihubungi Selasa (27/3).

Sukri menyatakan hal itu baru tanda-tanda serta belum juga dapat di pastikan memiliki kandungan cacing. Pasalnya ada prosedur operasional standard dari BPOM yang mengatakan info itu cuma bisa di keluarkan oleh pihak pusat supaya tidak menyebabkan kegegeran di orang-orang.

Sukri menyebutkan pengambilan sample serta pengujian itu dikerjakan sesudah ada temuan dari BBPOM di Pekanbaru serta Batam.

BACA JUGA : Cara Bermain Dragon Tiger di Casino Online

BBPOM Jakarta, kata Sukri, tidak temukan kandungan cacing pada merk yang disibak di Pekanbaru serta Batam. Tetapi pihaknya lakukan pengujian pada merk ikan kaleng yang lain.

Dua dari tiga merk yang baru itu adalah product import. Sukri menerangkan pihaknya telah mengamankan beberapa produk itu serta memberikan laporan ke BPOM pusat.

” Kami telah kirim suratnya ke pusat. Besok jam sepuluh kami juga akan lakukan pengujian kembali pada lapangan, ” tutur Sukri.

Sukri menerangkan pihaknya saat ini tetap dalam step pengkajian. Dia mengira cacing pada ikan kaleng mungkin karna ada kekeliruan prosedur dalam sistem produksi.

Semestinya, menurut Sukri, perusahaan atau importir mengaplikasikan langkah produksi pangan yang baik. Bila diketemukan ada kesengajaan, jadi dapat berbuntut pidana serta pencabutan izin.

” Bila diketemukan ada pelanggaran, telah di ketahui, serta tetaplah distribusi jadi juga akan dikerjakan aksi hukum bila ada bukti pidana kesengajaan, ” tutur Sukri.

Terlebih dulu, BPPOM Kota Pekanbaru mengonfirmasi ada cacing didalam product ikan kaleng import bermerek Farmerjack, IO serta Hoki pada Kamis (22/3).

Kepala BBPOM Kota Pekanbaru, Muhammad Kashuri menyebutkan masalah pertama mencuat di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, serta lalu menyusul masalah sama di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

” Berarti, terkonfirmasi memanglah benar ada semacam cacing, tapi bukanlah cacing pita seperti yang viral di sosial media. Jadi ada cacing Anisakis species, ” kata Kashuri, seperti ditulis dari Pada, Rabu (21/3).

Cacing Anisakis sp yaitu parasit yang bisa menyebabkan problem pada ikan sampai pada manusia, hingga apabila dikonsumsi tanpa ada dibuat, atau dalam kondisi 1/2 masak, juga akan menyebabkan penyakit.

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan ISIS di Cibinong Bogor

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan ISIS di Cibinong Bogor

LembarPeristiwa ~ Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan ISIS di Cibinong Bogor. Densus 88 Antiteror menangkap ...

   
x