X Situs Poker Online
Pokermas99 Memoriqq Asianpoker88 Pokermas88

Aku Ketagihan Melakukan Hubungan Seks Bersama Adik Kandungku

Sharing is caring!

LembarPeristiwa ~ Aku Ketagihan Melakukan Hubungan Seks Bersama Adik Kandungku. Aku ingin menceritakan kisahku yang terjadi saat kelas 1 SMU sewaktu aku masih tinggal di Sukabumi dan cerita dewasa ini masih terus berlanjut sampai detik ini! aku terus kecanduan berhubungan layaknya suami istri bersama adik kandungku sendiri.

Aku anak paling tua dari tiga saudara. Aku mempunyai satu adik laki laki dan satuk adik perempuan. Umurku berbeda 1 tahun dengan adik lelakiku namun adik perempuanku beda 10 tahun. Kami sangat dimanja oleh orang tua kami, sehingga tingkahku yang tomboy dan suka maksa pun tidak dilarang oleh mereka.

Begitupun dengan adikku yang tidak mau disunat walaupun dia sudah kelas 2 SMP. Waktu kecil, aku sering mandi bersama sama adik aku, tetapi sejak dia masuk Sekolah Dasar, kami tidak pernah mandi bersama lagi.

Walaupun begitu, aku masih ingat betapa kecil dan keriputnya penis adik aku. Sejak saat itu, aku tidak pernah melihat lagi penis adik aku.

Sampai suatu hari, aku sedang asyik telpon dengan teman cewekku. Aku telpon berjam jam, kadang tawa keluar dari mulutku, kadang kami serius bicara tentang sesuatu, sampai akhirnya aku rasakan kandung kemihku penuh sekali dan aku kebelet pengen pipis.

Benar benar kebelet pipis sudah di ujung lah. Cepat cepat kuletakkan gagang telpon tanpa permisi dulu sama temanku.

Aku berlari menuju ke toilet terdekat. Ketika kudorong ternyata sedang dikunci. Halloww..!! Siapa di dalam buka dong..!! udah nggak tahan..! Aku berteriak sambil menggedor gedor pintu kamar mandi iyaaaa..!! waiittt..!!! ternyata adikku yang didalam.

Terdengar suara dari dalam. nggak bisa nunggu..! cepetan..!! kata aku memaksa. aduuhhh…. aku benar benar sudah tidak kuat menahan ingin pipis. Kreootttt…!! terbuka sedikit pintu toilet, kepada adikku muncul dari celahnya.

Ada apa sih kak? katanya. Tanpa menjawab pertanyaannya, aku langsung nyerobot ke dalam karena sudah tidak tahan.

Langsung aku jongkok, menaikkan rokku dan membuka celama dalamku. crrriiittttt keluar air seni dari Vagina aku. Kulihat adikku yang berdiri didepanku, badannya masih telanjang bulat. Yeahhhh…!! Sopan sikit napa kak? teriaknya sambil melotot tetap berdiri di depanku.

waaiiittt….!! udah nggak kuat nih, kata aku. Sebenarnya aku tidak mau menurunkan pandangan mata aku kebawah. Tetapi sialnya, turun juga dan akhirnya kelihatan deh burungnya si adik aku. Hahahaha.. masih keriput kayak dulu, cuma sekarang agak gede dikit kataku dalam hati.
Aku takut tertangkap basah melihat kontolnya, cepat cepat kunaikkan lagi mata aku melihat ke matanya. Eh, ternyata dia sudah tidak melihat ke aku lagi, sialann…!! Dia melihat Vaginaku yang lagi mekar sedang pipis.

Cepat cepat kutekan sekuat tenaga otot di Vaginaku biar cepat selesai pipisnya. Tidak sengaja kelihatan lagi burungnya yang masih belum disunat itu. Sekarang penisnya kok pelan pelan semakin gemuk. Makin naik sedikit demi sedikit, tapi masih kelihatan lemas dengan kulupnya masih menutupi helm peninsnya.

Sialan nih adikku. Malah ngeliatin lagi, mana belum habis nih air kencing..!! aku bersungut dalam hati. Oooo… kayak gitu ya kak..? katanya sambil melihat ke vagina aku.

Eh kurang ajar lu ya dik! langsung saja aku berdiri mengambil gayung dan kulemparkan ke kepalanya.. kletokk..!! kepala adikku memang kena pukul, tetapi hasilnya air kencingku kemana mana, mengenai rok dan celana dalamku.

Yaaa… nasah deh rok kakak… kataku melihat rok dan celama dalamku. Syukurin..!! makanya jangan masuk seenaknya..!!katanya sambil mengambil gayung dari tanganku. Mandi lagi ahh..!! lanjurnya sambil menyiduk air dan menyiram badanku.

Terus dia mengambil sabun dan mengusap sabun itu ke badannya. Waduhh.. sialan nih adik aku! sungutku dalam hati. Waktu itu aku bingung mau gimana nihh.. Mau keluar, tapi aku jijik pake rok dan celana dalam yang basah itu.

Akhirnya kuputuskan untuk buka celana dalam dan rokku, lalu kupinjam handuk adikku dulu. Setelah salin, baru kukembalikan handuknya. Udah … pake aja handuk aku kak! kata adikku. Seperti dia mengetahui kebingunganku.

Kelihatan kontolnua mengkerut lago. Jadi lucu lagi gitu..!! hihihi!!! dalam hatiku. Aku lalu membuka celana dalam aku yang warnanya merah muda, lalu dilanjutkan dengan membuka rok. Kelihatan lagi deh memek aku.

Aku takut adikku melihatku dalam keadaan seperti itu. Jadi kulihat adik aku. Eh sialan, dea memang memperhatikan aku tanpa celana. Kakak meme itu emang gumuk kayak gitu yaa?? kakakak…!!! katanya sambil nyengir.

Sialan, dia menghina vaginaku aku. Daripada culun kayak punya lhoo..!!! kata aku sambil memukul bahu adik aku. Eh tiba tiba dia berkelit, wakzzzz…!! katanya, Karena aku memukul dengan sekuat tenaga, akhirnya aku terpeleset.

Punggungku jatuh ke tubuhnya. Kena deh pantatku ke penisnya. iihh… rasanya geli banget..!! cepat cepat kutarik tubuhku sambil bersungut, huh..!! kakak sih..!! kak, kata kakak tadi culun, kalau kayak gini culun gak..??? katanya mengacuhkan omonganku sambil menunjuk ke penisnya.

Kulihat penisnya mulai lagi seperti tadim pelan pelan semakin gemuk, makin tegak ke arah depan. Ya.. Gitu doang..!! masih kayak anak SD ya..? kata aku mengejek dia. Padahal aku kaget juga, ukurannya bisa bertambah begitu jauh.

Ingin juga sih tahu sampai dimana bertambahnya. Iseng aku tanya, Gedein lagi bisa nggak? kata aku sambil mencibir.

Bisa..!! tapi kakak harus bantu dikit dong..!! katanya lagi.

megangin ya??. wiss… ya nggak mau lah..!! kataku.

Bukan..!! kakak taruh aja ludah di atas kontolku.! jawabnya. Karena penasaran ingin melihat penis cowok kalau lagi penuh. kucoba ikuti perkataan dia.
Gitu doangkan?? aku membuat ludahku, kulihat penisnya sudah bergerak, kelihatan penisnya naik sedikit demi sedikit. Diameternya makin lama semakin gede, jadi kelihatan semakin gemuk. Dan panjangnya juga bertambah, keren banget melihatnya.

Geli di sekujur tubuhku melihat itu semua. Tidak lama kepala penisnya mulai kelihatan di antara kulupnya. Perlahan lahan mendesak ingin keluar. Wahh,.. bukan main perasaan senangku waktu itu. Aku benar benar asyik melihat helm itu perlahan muncul.

Akhirnya bebas juga kepala penis itu dari halangan kulupnya. Penis adikku sudah tegang sekali. Menunjuk ke arahku. Warnanya kini lebih merah. Aku jadi terangsang melihatnya.Kualihkan pandangan ke adikku.

Hehe.. dia ke arahku. Masih culun nggak,,?? katanya lagi. heheh..!!! Macho kan kak! katanya tetap tersenyum. Tanggannya tiba tiba turun menuju ke selangkanganku. Walaupun aku terangsang, tentu saja aku tepis tangan itu.

Apaan sih dik! kubuang tangannya ke kanan. Kak..!!! please kak. .. pegang aja kak.. nggak akan diapa apain… aku pengen tahu rasanya megang itunya cewek.

Cuna itu aja kak.. kata adik aku, kembali tangannya mendekati selangkangan dan mau memegang memek aku.. eehhmmm… sebenarnya aku mau jaga image, masa mau sih sama adik sendiri, tapi aku juga ingin tahu bagaimana rasanya dipegang oleh cowok di memek. Hihihi… inget..! jangan digesek gesek, taruh aja tanganmu di situ..! akhirnya aku mengiyakan.

Deg degan juga hati ini. tangan adik aku lalu mendekat, bulu kemaluanku sudah tersentuh oleh tangannya. Ihh geli sekali.. aku lihat penisnya sudah keras sekali, kini warnya lebih kehitaman dibanding dengan sebelumnya.. oppssttt…

Hangatnya tangan sudah terasa melingkupi vaginaku. Geli sekali rasanya saat bibit vagina aku tersentuh telapak tangannya. Geli geli nikmat di syaraf vagina aku.

Aku jadi semakin terangsang sehingga tanpa dapat ditahan, vagina aku mengeluarkan cairan. hihih.. kakak terangsang ya..? enak aja.. sama adik mah mana bisa terangsang..!! jawabku sambil merapatkan selangkangan aku agar cairannya tidak semakin keluar.

Ini basah banget apaan kak? itu sisa air kencing kakak tahu..?? kata aku berbohong padanya. kak… memek itu anget, empuk dan basah ya? tau ah udah belum..? aku berlagak sepertinya aku menginginkan situasi ini berhenti, padahal sebenarnya aku ingin tangan itu tetap berada di situ, bahkan kalau bisa mulai bergerak menggesek bibir memek aku.

Kak.. gesek gesek dikit ya? pintanya.

Tuh kan..? katanya cuma pegang aja..!! aku pura pura tidak mau..

Dikit aja kak..please..!!

Terserah adik aja deh..!! aku mengiyakan dengan dana malas malasan, padahal mau banget tuh. hiihiihi.. habis enak sih.. Tangan adik aku lalu makin masuk ke dalam, terasa bibir vagina aku terbawa juga ke dalam.. uuhh…!!

Hampir saja kata kata itu keluar dari mulut aku. Rasanya nikmat sekalit. Otot di dalam vagina aku mulai terasa berdenyut. Lalu tangannya ditarik lagi, bibir vagina aku ikut tertarik lagi. oouugghhh… akhirnya keluar juga desahan nafasku menahan rasa nikmat di vagina aku.

Badanku terasa limbung, bahuku condong kedepan. Karena takut jatuh, aku bertumpu pada bahu adik aku. Enak ya kak? hehehe… jawabku sambil memejamkan mata. Tangan adik aku mulai maju dan mundur, kadang klitos aku tersentuh oleh telapak tangannya.

Tiap tersentuh rasanya nikmat luar biasa, badan ini akan tersentak ke dapan. Kak.. adek juga pengen ngerasain enaknya dong..!! kamu mau diapain..?? jawabku lalu membuka mata dan melihat ke arahnya.

Ya pegang pegangin juga..!! katanya sambil tangan satunya lalu menuntun tanganku ke arah kontolnya. Kupikir egois juga jika aku tidak mengikuti keinginannya. Kubiarkan tangannya menuntun tangan aku. Terasa hangat penisnya di genggaman tangan ini.

Kadang terasa kedutan di dalamnya. karena masih ada sabun di penisnya, dengan mudah aku bisa memaju mundurkan tanganku mengocok penisnya. Kulihat tubuh adikku kadang kadang tersentak ke depan saat tanganku sampai ke pangkal penisnya.

Kami berhadapan dengan satu tangan saling memegang kemaluan dan tangan satunya memegang bahu. Tiba tiba berkata. kak..!! titit adek sama memek kakak digesekin aja ya..!! hooh aku langsung mengiyakan karena aku sudah tidak tahan menahan rangsangan di dalam tubuh.

Lalu dia melepas tangannya dari vaginna aku, memajukan badannya dan memasukkan penisnya di antara selangkangan aku. Terasa hangat batang penisnya dibibir vagina aku.

Lalu dia memaju mundurkan pinggulnya untuk mengesekkan penisnya dengan vagina aku. ohh… aku kini tidak malu malu lagi mengeluarkan erangan.

Dek… masukin aja..! kakak udah nggak tahan..!! aku benar benar sudah tidak tahan, setelah sekuan lama menerima rangsangan. Aku akhirnya menghendaki sebuah penis masuk ke dalam memek aku.

Iya kak..!! Lalu aku menaikkan satu paha aku, dilingkarkan ke pinggangnya, dan tangan satunya mengarahkan penisnya agar tepat masuk ke itil aku. Aku terlonjak setika sebuah benda hangat masuk ke dalam kemaluanku.

Rasanya ingin berteriak sekuatnya untuk melampiaskan nikmat yang kurasa. Akhirnya aku hanya bisa menggigit bibir aku untuk menahan rasa nikmat itu. Karena sudah dari tadi dirangsang, tidak lama kemudian aku mengalami orgasme.

Vagina aku rasanya seperti tersedot sedot dan seluruh syaraf di dalam tubuh berkontraksi. oohhh…!! aku tidak kuat untuk tidak berteriak.. kulihat adik aku masih terus memaju mundurkan pinggulnya dengan sekuat tenaga.

Tiba tiba dia mendorong sekuat tanaga hingga badanku terdorong sampai ke tembok. ouugghh..!! katanya. Pantatnya ditekannya lama sekali ke arah vagina aku. Lalu badannya tersentak sentak melengkung ke depan.

Kurasakan cairan hangat di dalam vagina Aku. Lama kami terdiam dalam posisi itu, kurasa penisnya masih penuh mengisi vagina Aku.

Lalu dia mencium bibirku dan melumatnya. Kami berpagutan lama sekali, basah keringat menyiram tubuh ini. Kami saling melumat bibir lama sekali.

Tangannya lalu meremas payudara dan memilin putingnya. Kak..! Kakak nungging, terus pegang bibir batu itu..! tiba-tiba dia berkata. Wahh..! Gila adik ya..! Udah.., ikutin aja..! katanya lagi. Aku pun mengikuti petunjuknya.

Aku berpegangan pada batu dan menurunkan tubuh bagian atasku, sehingga batang kemaluannya sejajar dengan pantatku. Aku tahu adikku bisa melihat dengan jelas vagina Aku dari belakang.

Lalu dia mendekatiku dan memasukkan penisnya ke dalam vagina Aku dari belakang. uhhhhhh..! %@!#$&tt..! Aku menjerit saat penis itu masuk ke dalam rongga vagina Aku.

Rasanya lebih nikmat dibanding sebelumnya. Rasa nikmat itu lebih kurasakan karena tangan adikku yang bebas kini meremas-remas payudara Aku. Adikku terus memaju-mundurkan pantatnya sampai sekitar 10 menit ketika kami hampir bersamaan mencapai orgasme.

Aku rasakan lagi tembakan sperma hangat membasahi rongga vagina Aku. Kami lalu berciuman lagi untuk waktu yang cukup lama. Setelah kejadian itu, kami jadi sering melakukannya, terutama di kamar Aku ketika malam hari saat orang tua sudah pergi tidur.

Minggu-minggu awal, kami melakukannya bagaikan pengantin baru, hampir tiap malam kami bersetubuh. Bahkan dalam semalam, kami bisa melakukan sampai 4 kali. Biasanya Aku membiarkan pintu kamar Aku tidak terkunci, lalu sekitar jam 2 malam, adik Aku akan datang dan menguncinya.

Lalu kami bersetubuh sampai kelelahan. Kini setelah Aku di Bandung, kami masih selalu melakukannya jika ada kesempatan. Kalau bukan Aku yang ke Sukabumi, maka dia yang akan datang ke Bandung untuk menyetor jatah spermanya ke memek Aku.

Saat ini Aku mulai berani menelan sperma yang dikeluarkan oleh adik kandung Aku sendiri! Beginilah cerita sex sedarah yang kami lakukan sampai sekarang! Terus terang Aku kecanduan ngentot ama adik Aku!

Aku Ketagihan Melakukan Hubungan Seks Bersama Adik Kandungku

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *